Masyarakat Kampung Baru Minta Kepada Pemerintah Kab. Siak Perbaiki Jalan Messupir Menuju Kampung Baru Warga Sebut Sudah Banyak Korban Yang Jatuh. 

PERAWANG. | detik24.com.  Jalan mesupir menuju kampung baru dan inpres sangat menakutkan, terlebih lebih di musim hujan. bertahun tahun sudah berlalu, jalan yang sering dilewati masyarakat ini tidak kunjung ada perhatian dari pihak pemerintah dan pihak terkait  manapun.

Warga  masyarakat sangat berharap ada salah satu pihak terkait yang memperhatikan jalan tersebut, dikarenakan sangat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Menurut pantauan awak media,  jalan mesupir menuju kampung baru ini, memang benar sangat menakutkan apa lagi pada sa’at berpapasan/berselisih  dengan mobil bermuatan kayu (balak) yang oleng oleng karena melewati lobang lobang jalan yang sangat dalam dan rusak parah.

Awak media  mengkomfirmasi salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya, bercerita kepada wartawan  bahwa jalan tersebut sudah banyak yang menjadi korban dan jatuh dari sepeda motor, dikarenakan jalan rusak atau keserempet mobil yang bermuatan kayu balak dengan  licinnya jalan di musim hujan, dan beberapa masyarakat lain berharap agar ada perhatian dari perhusaha’an Arara abadi dan IKPP dan pihak pihak terkait lainya, demi keselamatan masyarakat yang melewati jalan ini.

setelah awak media mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada pemerintah setempat melalui whatsapp kepada, kepala desa pinang sebatang barat dan camat tualang tidak ada respon atau tanggapan, sampai berita ini diterbitkan. Dan awak media mencoba terhubung dengan humas Arara abadi dan IKPP tidak bisa.

Diharapkan kepada masyarakat yang melewati jalan messupir dan kampung baru ini agar berhati hati dengan ke’ada’an jalan yang rusak parah seperti ini, sangat membahayakan keselamatan pengendara. Banyak masyarakat yang beharap adanya perhatian dari pemerintah dengan ke’ada’an jalan yang seperti ini.

(M.nazara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *