Eks Napiter Kini Jadi Ustadz Tegas Menolak Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Sumatera Utara, detik24.com.  Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Ustadz Syapta Muslim seorang mantan Narapidana Tindak Pidana Terorisme (Napiter) nyatakan diri menolak intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Pernyataan tersebut diucapkannya saat ditemui di kediamannya, Sabtu (06/4/2024) pagi.

Eks Napiter yang selalu aktif berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Langkat itu mengatakan, peryataannya tersebut sebagai wujud ajakan terhadap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas pasca Pemilu 2024.

“Saya menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk ikut berperan menjaga Kamtibmas dan tidak terprovokasi pihak yang tidak bertanggungjawab menyebarkan hasutan yang menyesatkan. Mari kita saling menghargai untuk mencegah adanya perpecahan dan menjaga situasi tetap kondusif usai pemungutan suara Pemilu 2024,” ucap Ustadz Syapta.

Ustadz Syapta, selain mengajak masyarakat menjaga kondusivitas pasca Pemilu, dengan tegas juga menyatakan mendukung penuh program pemerintah khususnya Polri dalam memberantas paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme, sehingga tidak ada perpecahan ditengah masyarakat.

Lebih lanjut, dirinya berharap, bagi semua pihak untuk menyetop penyebaran berita hoax dan menolak segala kekerasan. Sebab menurutnya, pilihan boleh berbeda saat Pemilu tapi kita tetap Indonesia.

“Pemilu telah usai, Ramadhan sudah di penghujung hari dan Idul Fitri akan segera tiba, mari kita manfaatkan moment Idul Fitri untuk menyatukan hati yang selama ini terkotak-kotak karena pilihan suara yang berbeda,” ujarnya.

Eks Napiter yang kini telah menjadi Ustadz itu meminta masyarakat untuk legowo apabila hasil Pemilu tidak sesuai dengan pilihan. Karna ia menyebut, jangan sampai timbul gesekan di masyarakat yang diakibatkan ketidakerukunan.

“Sumut harus menjadi daerah dengan sikap toleransi tertinggi serta menghargai demokrasi,” tambahnya.

Selain itu, Ustadz Syapta kepada Wartawan, memuji kinerja Kepolisian khususnya Polda Sumut yang dengan getol tanpa henti mengusut dan mencegah segala bentuk kejahatan di Sumatera Utara.

“Polda Sumut dan jajarannya sudah menunjukkan eksistensinya dalam memerangi kejahatan. Ayo dukung Polri dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.

Diakhir wawancara, Ustadz Syapta, dengan tegas mengajak masyarakat untuk tidak segan memberikan informasi dan melaporkan apapun yang terindikasi dapat mengganggu Kamtibmas.

“Jangan pernah takut memberikan informasi kepada Polri untuk hal yang baik. Memberikan informasi tentang kejahatan saja sudah termasuk membantu tugas-tugas Kepolisian dan itu termasuk amal kebaikan,” tutup Ustadz Syapta. (RI-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *